Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus 27th, 2010

Pada suatu hari di bulan Ramadhan, saya sekeluarga “terperangkap” di Pondok Indah Mall menjelang waktu berbuka. Semua warga Jakarta sudah mengetahui, bahwa jam-jam mendekat buka puasa adalah

jam macet, sehingga kami berusaha mencari tempat untuk berbuka di dalam Mall. Kami tidak punya kriteria mau makan apa, sehingga yang kami utamakan adalah tempat yang bisa direserve, kemudian yang cukup nyaman untuk anak-anak, serta yang paling penting adalah, menyediakan potongan harga.

Salah satu yang menyediakan potongan harga tersebut adalah Pho, vietnamese restaurant di restaurant row PIM 2. Kebetulan saya sudah lama tidak makan masakan Vietnam yang segar2 itu. Ketika tiba saatnya berbuka, kami disuguhi kolak dan teh manis, complimentary gratis dari restaurant. Setelah itu langsung kami menyantap makanan yang dipesan. Saya tidak ingat judul menu yang saya pesan, tetapi menunya adalah mi dengan irisan daging tipis2, ukuran regular (ada yang jumbo, mangkuknya besar sekali). Seperti yang saya sudah perkirakan, rasanya segar dan unik. Karena memang rasanya tidak sama dengan masakan Indonesia atau Cina. Benar-benar cita rasa Vietnam. Jusnya pun cukup unik, jus sawo,.. manis nikmat sebagai teman berbuka. Ada beberapa bumbu yang berbeda, namun karena pengetahuan memasak saya minim, saya tidak bisa memperkirakan apa bumbu tersebut.

Kami memesan 2 mangkuk mi, dan 1 porsi anak2, beserta 2 minuman, kami membayar sekitar Rp. 150.000 setelah potongan 25%.

Iklan

Read Full Post »

Martabak Manis Rudy

Beberapa tahun belakangan ini, jalan pulomas raya, terutama ujung yang dekat jalan Bypass banyak berjejer penjaja makanan di malam hari. Untuk kenyamanan pengguna jalan, sebaiknya dibatasi saja jumlahnya yang sekarang, jangan nambah lagi. Sumpek Sesak kalau penjajanya bertambah. Atau mungkin pemerintah setempat melihatnya sebagai ajang pemasukan keuangan? karena saya lihat tukang parkirnya berbaju seragam.

Terlepas dari hal di atas, saya sendiri cukup menikmati keberadaan para penjaja makanan malam ini, dengan catatan, jumlah tidak lagi bertambah banyak. Salah satu gerobak yang berulang kali saya hampiri adalah martabak rudy. Setelah penjual martabak langganan saya pindah entah kemana, mulai lah saya mencari-cari penjual martabak yang rasanya enak, dengan harga yang bersahabat. Karena sering lewat jalan Pulomas raya, maka ditemukanlah martabak Rudy ini. Untuk rasanya, sepertinya tidak kalah dengan martabak langganan saya yang dulu tadi. Silakan lihat ulasannya di sini.

Untuk kisaran harga, 1 martabak keju dihargain Rp. 37.000.

Read Full Post »