Kami selalu menyebutnya “Martabak-nya Encik”. Memang selain beliau ini, kami belum menemukan martabak manis lain yang dijual seorang Encik dengan 1 asistennya. Selain itu juga karena si encik ini tidak memberi nama warung/toko/kios martabaknya ini. Di depan kiosnya hanya terdapat papan nama yang bertuliskan “martabak manis asli bangka” sehingga akhirnya kami namai saja “martabak encik”. [...]